Holla Sobat Paulians!! Apak kabarnya Nih??

Udah lama ya kita tak jumpaa hehe

Selamat Paskah ya sobat Paulians semoga dengan Kebangkitan-Nya membawa Damai dan Sukacita bagi kita semua..

Kita mundur satu minggu sejenak ya Sobat Paulians,

Pekan suci dimulai dengan perayaan Minggu Palma, kemudian dilanjutkan dengan Tri Hari Suci: Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci dan diakhiri dengan perayaan Minggu Paskah. Mari kita bahas satu persatu yaa.

  1. Minggu Palma adalah peringatan dalam liturgi gereja Kristen yang selalu jatuh pada hari minggu sebelum paskah. Perayaan Minggu Palma merujuk kepada peristiwa yang dicatat pada empat Injil, yaitu Markus 11: 1-11, Matius 21: 1-11, Lukas 19 :28-44 dan Yohanes 12: 12-19. Perayaan Minggu Palma adalah untuk mengenang masuknya Yesus Kristus yang memasuki kota Yerusalem sebelum disalibkan. Ini merupakan peristiwa yang menjadikan Minggu Palma sebagai Pekan Suci, yang fokus pada pekan terakhir Yesus Kristus di kota Yerusalem. Biasanya dalam liturgi Minggu Palma, umat dibagikan daun palem dan ruang gereja dipenuhi ornamen palem. Mengapa menggunakan daun palem? Sebab daun palem adalah simbol dari kemenangan. Selain itu daun palem juga membawa arti ke arah simbol Kristen. Alasan lainnya, daun palem digunakan untuk menyatakan kemenangan martir atas kematian.Martir sering digambarkan dengan daun palem di antara tempat atau tambahan untuk instrumen dari kesyahidan. Lebih jelas lagi, hal itu diasosiasikan dengan kejayaan-Nya memasuki Yerusalem. Ini seperti yang tertuang dalam Injil Yohanes 12: 12-13. Saat Minggu Palma, umat melambai-lambaikan daun palem sambil bernyanyi. Hal ini menyatakan keikutsertaan umat bersama Yesus Kristus dalam arak-arakan menuju Yerusalem. Ini juga menyatakan tujuan yang akan dicapai pada masa yang akan datang: kota Allah ada kedamaian.
  2. Kamis Putih yang juga disebut Kamis Suci atau Holy Thursday adalah hari Kamis sebelum Paskah. Ini diyakini sebagai hari ketika Yesus merayakan Paskah terakhir bersama murid-murid-Nya. Mengutip Christianty, momen paling menonjol dalam perjamuan Paskah itu adalah ketika Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya dengan kerendahan hati luar biasa. Yesus kemudian memerintahkan mereka untuk saling mengasihi satu sama lain sebagaimana Dia mengasihi mereka. Mandat atau perintah Yesus tersebut tertulis dalam Alkitab: “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.” (Yohanes 13: 34). Pada misa malam Kamis Putih, pastur akan mencuci kaki umat sebagai peringatan Yesus yang mencuci kaki para murid-Nya. Ibadah kemudian dilanjutkan dengan adorasi sekaligus berdoa.
  3. Jumat Agung adalah akhir pekan paling penting dalam sejarah. Jumat Agung diperingati untuk mengenang kesengsaraan, penyaliban, dan kematian Yesus Kristus di kayu salib karena dosa-dosa manusia. Momen ini dirayakan umat Kristen sebagai bentuk syukur atas pengorbanan Yesus yang sudah menghapus dosa mereka dan memuliakan posisi mereka di hadapan Allah. Karena itu, Jumat Agung hendaknya diisi dengan beribadah dan berdoa. Mengutip Time and Date, Jumat Agung ditandai dengan salib yang melambangkan cara Yesus mati. Ada pula yang menyimbolkannya dengan menutupi salib, lukisan, atau patung di gereja dengan kain hitam sebagai tanda berkabung.
  4. Sabtu Suci juga biasa disebut Sabtu Paskah, Sabtu Sunyi, Sabtu Sepi, Hari Sabat Suci, atau Malam Paskah. Hari ini merupakan hari terakhir dalam Pekan Suci yang dirayakan oleh orang Kristen sebagai persiapan perayaan Paskah. Melansir laman Iman Katolik, Sabtu Suci adalah waktu ketika Yesus turun ke tempat penantian, ke dunia orang mati, untuk mengabarkan Injil. Sabtu Suci ini diperingati sehari sebelum Minggu Paskah. Sementara itu, mengutip dari laman Christianity.org disebutkan bawah Sabtu Suci adalah nama yang ditetapkan untuk hari antara Jumat Agung dan Minggu Paskah. Sabtu Suci merupakan hari ketujuh dan terakhir dari Pekan Suci. Yakni hari di mana Yesus “beristirahat” dari tugasnya-Nya menganugerahkan penebusan kepada umat manusia. Hal itu menandakan Yesus telah selesai melaksanakan tugasnya untuk melakukan penebusan dosa, sebab dosa-dosa manusia sudah ditebus dengan pengorbanannya di kayu salib.
  5. Minggu Paskah menjadi penutup perayaan Tri Hari Suci sekaligus masa Pra-Paskah yang sudah dimulai sejak 40 hari sebelumnya. Paskah dirayakan tepat tiga hari setelah Jumat Agung. Minggu Paskah merupakan perayaan yang terpenting karena memperingati peristiwa paling sakral dalam hidup Yesus, yakni momen kebangkitan-Nya. Bagi umat Kristen, kebangkitan Yesus merupakan bukti bahwa dirinya adalah anak Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa, kutukan, dan maut. Biasanya, umat Kristen merayakan Paskah dengan ibadah dan perjamuan kudus di gereja, Perjamuan kudus dilakukan dengan memakan roti dan sirup anggur yang melambangkan pengorbanan tubuh dan darah Yesus Kristus.