Pada hari Jumat yang cerah, 14 Agustus 2026, semangat kepanduan bergelora di lapangan sekolah saat seluruh peserta didik dan dewan guru berkumpul untuk melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Pramuka. Dalam suasana yang khidmat dan penuh kedisiplinan, barisan seragam cokelat tampak rapi memenuhi lapangan, mencerminkan nilai-nilai luhur Dasa Darma Pramuka yang senantiasa ditanamkan dalam keseharian di sekolah. Momen istimewa yang menjadi agenda tahunan ini dipimpin langsung oleh Bapak Stephanus Riko Handrianto, S.Pd., yang bertindak sebagai Pembina Upacara, membawakan pesan mendalam yang menyentuh sanubari seluruh hadirin.

Dalam amanatnya yang menggugah, Bapak Stephanus menyoroti peran penting seorang Pramuka dalam kehidupan bermasyarakat melalui filosofi yang sangat bermakna, yakni panggilan agar manusia menjadi “garam dan terang dunia”. Beliau mengibaratkan bahwa seperti garam yang memberikan rasa dan mencegah kebusukan, serta terang yang menuntun langkah di tengah kegelapan, setiap insan Pramuka diharapkan mampu membawa pengaruh positif di lingkungannya. Pesan ini menjadi pengingat yang kuat bagi anak-anak bahwa menjadi Pramuka bukan sekadar mengenakan atribut lengkap, melainkan tentang bagaimana menebar kebaikan, menjadi teladan moral yang baik, dan memberikan manfaat nyata bagi sesama. Rangkaian upacara yang berjalan lancar dan berkesan ini kemudian ditutup dengan doa bersama, diiringi harapan agar semangat kepedulian sosial ini terus menyala dalam setiap langkah generasi muda penerus bangsa.