Gerakan Pramuka  sebagai salah satu wadah pembinaan dan senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas materi pendidikan kepramukaan bagi para anggotanya. Gerakan pramuka di setiap sekolah seharusnya mampu memberikan pengalaman yang menarik dan bermanfaat bagi peserta didik sehingga mereka dapat belajar dari setiap kegiatan yang pernah dilaksanakan. Suatu kegiatan yang hendaknya bersifat menarik, menyenangkan, teratur, terarah dan praktis dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan yang sasaran akhirnya adalah pembentukan watak  atau karakter. Salah satu kegiatan yang baru dilaksanakan 25- 26 Januari 2019 oleh STRADA Cabang JAKUTIM, di Bumi Perkemahan dan Taman Wisata Cibubur, Jawa Barat.

 

Kegiatan Perjusa Penggalang merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk memberikan dan menanamkan nilai kebersamaan, rasa memiliki, kedisiplinan dan permusyawaratan, serta rasa sportifitas dengan tema “KITA BHINEKA KITA INDONESIA BERSAMA ITU MENYENANGKAN”. Dalam kegiatan tersebut yang paling di tonjoolkan adalah rasa sportifitas, karena terdapat beberapa keterampilan yang di lombakan seperti PIONERING, SIMAPORE DAN MORSE, PBB, DAN KETANGKASAN.

 

Peserta dalam kegiatan Perjusa diikuti dari Sekolah STRADA cabang JAKUTIM yakni Strada Kompleks Cilincing, Strada Kompleks Bhayangkara, Strada Kompleks Deli, Strada Kompleks Gadang, Strada Kompleks Duren Sawit. Dalam kegiatan Perjusa SD kami menurun kan 10 regu yang terbagi dalam 4 regu putra ditambah 1 regu inti putra dan 4 regu putri ditambah 1 regu inti putri.

 

Selama kegiatan berlangsung cuaca sangat tidak mendukung, walupun begitu peserta sangat antusias mengikuti kegiatan, terutama setiap peserta sudah menyiapakan untuk berkompetiisi dari jauh-jauh hari.Kegiatan berlangsung hingga malam hari yang warnai dengan malam api unggun dan penampilan-penampilan dari setiap unit. Sangat meriah dan menghimbur, setalah hampir setengah hari mengikuti lomba yang sangat menguras tenaga dan pikiran.

 

Pesan dan sikap yang bisa kami ambil dalam kegiatan Perjusa tersebut adalah, bagaimana seorang pramuka penggalang mampu beradaptasi dengan segala macam sesuatu yang belum bisa di prediksi, mampu menerima kekelahan dengan kepala tegap, dan mampu menghimbur satu sama lain dalam segala kondisi. SALAM PRAMUKA.

Sebarkan artikel ini